banner 728x90

banner 728x90

Peringati HUT ke-64, Gerakan Pramuka Kukar Didorong Perkuat Karakter Generasi Muda.

NAWALAPOST.COM, TENGGARONG — Peringatan Hari Pramuka ke-64 tahun ini mengusung tema “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa”, yang menekankan pentingnya kerja sama lintas generasi dalam menghadapi tantangan global, khususnya di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Tema tersebut disampaikan oleh Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Komjen (Purn) Budi Waseso, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, pada upacara peringatan Hari Pramuka ke-64 di lapangan Kantor Bupati Kutai Kartanegara, Kamis (14/8/2025/).

Dalam sambutannya, Budi Waseso menilai bahwa generasi muda Indonesia saat ini dihadapkan pada tantangan baru yang kompleks, mulai dari derasnya arus digitalisasi, disrupsi teknologi, hingga ancaman sosial seperti judi online, perundungan (bullying), dan penyalahgunaan narkoba.

“Tema ini menjadi refleksi atas tantangan zaman yang semakin kompleks, dan pramuka harus mampu berkolaborasi, beradaptasi, dan tetap teguh dalam nilai-nilai Pancasila,” ujar Budi Waseso.

Ia menegaskan bahwa, Gerakan Pramuka tidak boleh tertinggal dalam menghadapi perubahan zaman.

Sebaliknya, Pramuka harus hadir sebagai wadah pembinaan generasi muda yang siap menjadi pelopor dalam memanfaatkan kemajuan teknologi secara positif dan produktif.

Selain itu, lanjut Budi, semangat kebersamaan dan kolaborasi perlu terus ditumbuhkan di kalangan anggota Pramuka di seluruh tingkatan.

Ia menilai, melalui kolaborasi lintas generasi, nilai-nilai kepramukaan seperti disiplin, gotong royong, dan kepedulian sosial dapat tetap relevan dan menjadi fondasi dalam membangun ketahanan bangsa.

“Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membangun ketahanan bangsa, baik dari aspek moral, sosial, maupun spiritual, agar generasi muda tidak mudah tergerus oleh dampak negatif kemajuan teknologi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Kwarcab Kukar Edi Damansyah, yang juga Bupati Kutai Kartanegara, menyampaikan bahwa peringatan Hari Pramuka bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membina karakter generasi muda.

“Di era digital seperti sekarang, tantangan bukan hanya pada kecerdasan teknologi, tetapi juga pada ketangguhan karakter,” ucapnya.

“Melalui Pramuka, kita bentuk generasi yang berdaya saing tinggi namun tetap berpegang pada nilai-nilai kebangsaan,” ujar Edi.

Upacara peringatan Hari Pramuka ke-64 di Kutai Kartanegara berlangsung khidmat, dengan diikuti ratusan anggota Pramuka dari berbagai tingkatan dan kecamatan.

Rangkaian kegiatan diisi dengan pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan Dasa Dharma Pramuka, serta penampilan atraksi baris-berbaris dan pertunjukan seni dari para Pramuka penegak dan pandega.

Sebagai penutup, Edi Damansyah mengajak seluruh anggota Pramuka untuk terus berinovasi dan menjaga semangat pengabdian.

Ia berharap, momentum Hari Pramuka ke-64 menjadi pengingat bagi seluruh anggota Pramuka di Kutai Kartanegara, untuk memperkuat kolaborasi, menjaga ketahanan moral, serta menjadi contoh dalam pemanfaatan teknologi secara bijak.

“Pramuka bukan hanya simbol masa lalu, tetapi kekuatan masa depan, dan mari kita buktikan bahwa semangat Pramuka tetap relevan di era digital ini,” tandasnya. (Adv-Dispora Kukar/INR)

banner 728x90