NAWALAPOST.COM, TENGGARONG – Menjelang dua agenda olahraga besar yang akan berlangsung pada 2026, yaitu Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) dan Porprov Korpri, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai mematangkan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kesiapan atlet.
Pembinaan intensif menjadi prioritas utama guna memastikan kontingen Kukar mampu tampil kompetitif di dua ajang bergengsi tersebut.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan bahwa tahun 2026 akan menjadi momentum penting bagi pembinaan olahraga daerah.
Menurutnya, keberhasilan dalam event seperti PORPROV tidak hanya ditentukan pada tahun penyelenggaraan, tetapi harus dipersiapkan jauh lebih awal.
“Pembinaan atlet harus dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan,” ujarnya, Rabu (23/7/2025).
PORPROV 2026 memang masih satu tahun lebih, tetapi proses peningkatan kualitas atlet tidak bisa instan,” tambahnya.
Dispora Kukar telah bekerja sama dengan berbagai cabang olahraga (cabor) untuk melakukan seleksi atlet, penyusunan program latihan, dan peningkatan intensitas pemusatan latihan.
Selain peningkatan fisik, atlet juga diberikan dukungan melalui penyediaan pelatih profesional serta sarana latihan yang lebih representatif.
Program pendampingan mental dan penguatan disiplin juga diberikan, sebagai bagian dari persiapan menuju kompetisi.
Menurut Aji, aspek mental dan motivasi sering kali menjadi faktor penentu performa atlet saat berlaga pada kompetisi besar.
Di luar pembinaan atlet senior, Dispora Kukar juga tetap mengandalkan pembibitan atlet dari jalur Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) serta PPLP Pusat guna memastikan adanya regenerasi atlet yang siap naik ke level kompetitif.
Selain itu, Dispora juga melakukan pemetaan kebutuhan per cabor untuk melihat aspek-aspek yang perlu diperkuat, mulai dari peralatan, venue latihan, hingga pendampingan teknis lanjutan.
Koordinasi dengan KONI Kukar dan organisasi perangkat daerah lainnya terus dilakukan, untuk menyamakan strategi dan target medali.
Menutup keterangannya, Aji menegaskan bahwa pembinaan atlet ini bukan hanya persiapan teknis, tetapi juga bentuk investasi jangka panjang bagi prestasi olahraga Kukar.
“Kami ingin memastikan bahwa ketika PORPROV dan Porprov Korpri 2026 dimulai, atlet Kukar sudah berada pada level terbaiknya, dan tujuan Kami jelas mempertahankan tradisi prestasi dan membawa pulang hasil yang membanggakan untuk daerah,” tutupnya. (Adv-Dispora Kukar/INR)















