banner 728x90

banner 728x90

Lestarikan Warisan Leluhur, Dispora Kukar Hidupkan Kembali Semangat Olahraga Tradisional.

NAWALAPOST.COM, TENGGARONG — Dalam upaya memperkuat pembudayaan olahraga dan melestarikan nilai-nilai budaya lokal, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong pelestarian Olahraga Tradisional sebagai bagian dari identitas daerah.

Beragam permainan warisan leluhur, kini kembali digiatkan sebagai sarana pendidikan karakter dan perekat sosial masyarakat.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kukar, Aji Muhammad Ari Junaidi, menjelaskan bahwa pelestarian olahraga tradisional merupakan salah satu fokus utama Dispora, dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga warisan budaya yang memiliki nilai edukatif dan sosial tinggi.

“Sebagai bagian dari strategi pembudayaan olahraga, Dispora Kukar aktif menjaga eksistensi permainan tradisional yang menjadi warisan leluhur,” ucapnya, saat di wawancarai media ini, Senin (22/9/2025).

“Sejumlah permainan khas seperti Asen Naga, Behempas Bantal, Gasing, Belogo, Nyumpit, dan Enggrang terus digiatkan bersama komunitas serta lembaga adat,” jelas Ari.

Menurutnya, olahraga tradisional tidak hanya memiliki nilai hiburan, tetapi juga berfungsi sebagai media pembelajaran bagi generasi muda untuk memahami pentingnya sportivitas, kerja sama, dan kebersamaan.

Dalam setiap permainan tradisional, terkandung filosofi kehidupan yang mencerminkan karakter masyarakat Kukar yang tangguh, gotong royong, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan.

Dispora Kukar, lanjut Ari, terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari lembaga adat, komunitas olahraga, hingga sekolah untuk memastikan keberlanjutan kegiatan olahraga tradisional di tengah gempuran budaya modern.

Berbagai festival dan lomba olahraga tradisional juga rutin digelar di tingkat Kecamatan maupun Kabupaten, untuk menarik minat generasi muda agar tetap mengenal dan mencintai permainan khas daerahnya.

“Olahraga tradisional bukan sekadar permainan, tapi bagian dari jati diri masyarakat Kukar, dan dengan melestarikannya, Kita menjaga hubungan antara masa lalu dan masa depan,” pungkas Ari. (Adv-Dispora Kukar/INR)

banner 728x90