NAWALAPOST.COM, TENGGARONG SEBERANG – Tim sepak bola putri Kecamatan Kota Bangun berhasil keluar sebagai juara dalam turnamen Piala Bupati Cup Putri 2025 setelah mengalahkan Kecamatan Tenggarong Seberang dengan skor 2–0 pada laga final yang berlangsung di Venue Mini Soccer Aji Imbut, Kompleks Stadion Aji Imbut, Jumat (19/9/2025).
Pertandingan final berlangsung dalam tempo tinggi, dan Kota Bangun tampil dominan sejak menit awal serta mampu memecah kebuntuan melalui sepakan keras Wahidah dari luar kotak penalti. Gol tersebut menutup babak pertama dengan keunggulan 1–0.
Memasuki babak kedua, tekanan Kota Bangun kian meningkat. Serangan dari sisi sayap kiri menghasilkan umpan mendatar yang diselesaikan dengan baik oleh pemain bernomor punggung 9.
Tambahan gol tersebut memastikan Kota Bangun mengunci kemenangan 2–0 hingga laga usai.
Sebelumnya, pertandingan perebutan tempat ketiga mempertemukan Kecamatan Tenggarong dan Loa Janan, dan Tenggarong berhasil mengamankan posisi ketiga setelah menang tipis 1–0.
Turnamen yang diikuti 10 kecamatan ini merupakan agenda pembinaan olahraga yang digelar Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kukar bekerja sama dengan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar.
Selain menentukan juara, ajang ini juga menjadi sarana pemantauan bakat atlet putri di tingkat Kecamatan.
Pada sesi penghargaan individu, Weeko Felecia Paloma dari Tenggarong Seberang terpilih sebagai pemain terbaik.
Gelar kiper terbaik diraih Aisyah Aira Jasmin dari Kota Bangun, sedangkan Wahidah yang berstatus kapten Kota Bangun menyabet gelar top skor setelah mencetak 17 gol selama turnamen.
Ketua Askab PSSI Kukar, Thauhid Afrilian Noor, mengatakan bahwa penyelenggaraan kompetisi sepak bola putri ini sejalan dengan program pembinaan berjenjang yang tengah digiatkan.
“PSSI saat ini mendorong pengembangan sepak bola putri secara serius, dengan melalui turnamen ini, kami ingin melihat potensi atlet yang nantinya dapat Kami bina lebih lanjut untuk memperkuat tim daerah pada kompetisi tingkat provinsi hingga nasional,” ujarnya.
Thauhid menambahkan, kendati baru 10 kecamatan yang mampu mengirimkan tim, pihaknya tetap berharap keikutsertaan tersebut, dapat memacu Kecamatan lain untuk membentuk skuad sepak bola putri.
“Kami memahami masih banyak tantangan dalam penyusunan tim putri di tingkat kecamatan. Namun dengan pelaksanaan yang terus dilakukan, diharapkan akan tumbuh minat dan dukungan lebih luas, sehingga pembinaan berjalan berkelanjutan,” pungkasnya.
Penyerahan trofi dan hadiah kepada para pemenang dijadwalkan dilakukan berbarengan dengan penutupan Piala Bupati Cup Putra di Stadion Rondong Demang, Tenggarong. (Adv-Dispora Kukar/INR)















