banner 728x90

banner 728x90

Hadapi Porprov 2026, Dispora Tegaskan Try Out Wajib untuk Ukur Kesiapan Atlet.

Sekretaris Dispora Kukar, Syafliansyah

NAWALAPOST.COM, TENGGARONG – Menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Paser, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan bahwa pembinaan atlet tidak dapat dilakukan secara parsial. Rabu(15/11/2025)

Try out, uji tanding, dan partisipasi dalam berbagai event resmi menjadi syarat mutlak untuk mengukur kesiapan atlet bertanding.

Sekretaris Dispora Kukar, Syafliansyah, menyampaikan bahwa latihan rutin di daerah memang menjadi fondasi penting, namun tidak cukup untuk mengukur kemampuan atlet secara objektif.

Menurutnya, ritme pertandingan menghadirkan tekanan yang berbeda dibandingkan sesi latihan biasa. Hal inilah yang menjadi indikator utama perkembangan dan mental bertanding atlet.

“Kalau hanya latihan internal, kita tidak akan tahu sejauh mana progres atlet. Kompetisi itulah yang menjadi tolak ukur. Tekanan, ritme permainan, atmosfer pertandingan—itu semua tidak bisa ditiru di latihan saja,” ujarnya.

Namun, upaya try out atlet Kukar tidak luput dari hambatan. Kebijakan efisiensi anggaran yang diberlakukan melalui Inpres 1/2025 membatasi jumlah atlet yang dapat dikirim ke luar daerah.

Meski demikian, Dispora Kukar tetap berupaya memastikan minimal ada perwakilan atlet yang tetap mendapat kesempatan bertanding, meski jumlahnya berkurang drastis.

Syafliansyah mengungkapkan, sebelumnya Dispora bisa mengirim hingga puluhan atlet untuk mengikuti event uji tanding.

Kini, kondisi anggaran membuat Dispora hanya mampu mengirim sebagian kecil atlet yang dianggap prioritas.

“Kami tetap berusaha. Kalau sebelumnya bisa kirim 20 orang, sekarang mungkin hanya lima atau tujuh. Tapi tetap Kami usahakan agar ada yang berangkat, karena tanpa try out persiapan menuju Porprov tidak akan maksimal,” terang Syafliansyah.

Ia juga menegaskan bahwa pembinaan atlet kukar selama ini dikenal kuat, karena didukung oleh ritme kompetisi yang cukup aktif.

Oleh karena itu, ia berharap anggaran try out bisa kembali normal seiring adanya kabar bahwa kebijakan efisiensi sedang dikaji ulang oleh pemerintah.

“Kami optimis jika kebijakan ini dikaji ulang, kesempatan atlet kita untuk bertanding bisa kembali terbuka. Porprov 2026 sudah di depan mata, dan kita tidak bisa menunggu sampai terlalu terlambat,” tegasnya.

“Try out bukan sekadar jalan-jalan. Ini bagian penting dari pembinaan prestasi. Kami di Dispora akan terus mengupayakan yang terbaik bagi atlet Kukar agar tetap siap menghadapi Porprov 2026,” pungkas Syafliansyah. (Adv-Dispora Kukar/INR)

banner 728x90