NAWALAPOST.COM, TENGGARONG – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mempertegas komitmennya, dalam menciptakan ekosistem pemberdayaan yang inklusif bagi pemuda disabilitas.(27/06/2025)
Tidak hanya fokus pada pelatihan dasar, Dispora kini mematangkan skema pembinaan berjenjang yang dirancang agar pemuda disabilitas dapat berkembang hingga mencapai kemandirian ekonomi melalui usaha yang mereka jalankan.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan bahwa dukungan terhadap pemuda disabilitas tidak boleh berhenti pada satu tahap saja, dan mereka memerlukan pendampingan yang berkala, terstruktur, dan diarahkan ke instansi yang tepat sesuai perkembangan kemampuan maupun usahanya.
“Kami melihat bahwa banyak pemuda disabilitas di Kukar yang memiliki potensi besar untuk mandiri. Karena itu, Dispora merancang alur pembinaan yang bukan hanya berhenti di pelatihan, tetapi berlanjut hingga mereka benar-benar siap membangun usahanya,” ujar Ali.
Dalam skema baru tersebut, Dispora Kukar akan memulai pembinaan dari tahap pemula, memberikan pelatihan dasar, motivasi usaha, serta pendampingan teknis yang dibutuhkan.
Setelah memasuki fase pengembangan usaha, peserta akan diarahkan ke perangkat daerah lain yang memiliki program lanjutan, seperti Dinas Koperasi dan UMKM atau Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
“Ketika mereka sudah melewati batas usia pembinaan Dispora atau usahanya mulai stabil, Kami akan mengalihkan mereka ke OPD yang memiliki kewenangan dan fasilitas lebih lengkap di bidang penguatan usaha, sehingga perjalanan usaha mereka tidak terputus,” jelasnya.
Aji menilai bahwa sinergi lintas OPD menjadi bagian penting dalam penguatan usaha pemuda disabilitas, dengan pendekatan kolaboratif ini, bukan hanya memastikan keberlanjutan program, tetapi juga membuka lebih banyak peluang usaha bagi penyandang disabilitas.
“Tidak bisa Dispora berdiri sendiri, dan Kami membutuhkan kolaborasi dengan OPD lain agar program ini benar-benar memberikan dampak nyata bagi mereka,” tegasnya.
Melalui skema pembinaan berjenjang ini, Dispora Kukar berharap pemuda disabilitas dapat merasakan perjalanan pembinaan yang lengkap, yakni mulai dari pelatihan dasar, pendampingan, hingga akses pada jejaring ekonomi yang lebih luas.
“Kami ingin memastikan bahwa mereka tidak hanya bersemangat di awal, tetapi mampu bertahan dan berkembang. Inilah komitmen Kami agar pemuda disabilitas di Kukar bisa mencapai kemandirian ekonomi,” pungkas Ali. (Adv-Dispora Kukar/INR)















