NAWALAPOST.COM, TENGGARONG – Turnamen sepak bola Bupati Cup Putra 2025 resmi bergulir, dan sebanyak 18 tim perwakilan Kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mulai bersaing memperebutkan posisi terbaik sejak babak penyisihan yang dimulai di Stadion Rondong Demang, Tenggarong, pada 1–5 September 2025.
Ketua Askab PSSI Kukar, Thauhid Afrilian Noor, menyampaikan pelaksanaan Bupati Cup tahun ini, dirancang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Jika sebelumnya turnamen berlangsung hanya bertepatan dengan helatan Erau dan menggunakan sistem gugur, kini format kompetisi dibuat setengah kompetisi.
“Ini menyesuaikan aspirasi tim-tim Kecamatan dan pelatih, dan dengan sistem setengah kompetisi memberi kesempatan lebih banyak bagi pemain untuk bertanding dan menunjukkan kemampuan terbaik,” ujarnya, Jumat (5/9/2025).
Memasuki persiapan puncak rangkaian Erau Adat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura pada September ini, lokasi pertandingan akan mengalami pergeseran.
Mulai 6–16 September 2025, laga babak penyisihan selanjutnya digelar di Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang. Sementara babak semifinal dan final kembali akan dipusatkan di Stadion Rondong Demang.
Turnamen ini juga mendapat dukungan penuh dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar. Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menegaskan bahwa penyelenggaraan kompetisi ini bukan sekadar ajang tahunan, tetapi bagian dari program pembinaan berkelanjutan untuk menghasilkan talenta lokal berdaya saing.
“Bupati Cup adalah salah satu investasi jangka panjang dalam pembangunan olahraga daerah, dan di sini Kita melihat proses, bukan hanya hasil,” ucapnya.
“Kita ingin lahir pemain-pemain sepak bola handal asli Kukar yang kelak bisa bersaing di level lebih tinggi,” tegasnya.
Ia juga menekankan agar seluruh elemen yang terlibat, mulai dari atlet, pelatih, panitia, hingga perangkat pertandingan, menjaga komitmen sportivitas.
“Kejuaraan ini tidak semata adu gengsi antar Kecamatan, dan Kami berharap seluruh peserta menjunjung tinggi prinsip fair play,” tuturnya.
“Dengan itu, sepak bola kita dapat tumbuh sehat dan mampu membawa nama Kukar di kancah regional hingga nasional,” tutup Aji Ali. (Adv-Dispora Kukar/INR)















