NAWALAPOST.COM, TENGGARONG – Kebutuhan fasilitas futsal yang memadai di Kutai Kartanegara (Kukar) masih menjadi persoalan yang mendesak untuk dibenahi. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar menilai perbaikan fasilitas adalah salah satu kunci kebangkitan futsal menuju Porprov 2026. Senin(17/11/2025)
Sekretaris Dispora Kukar, Syafliansyah, menjelaskan bahwa animo masyarakat terhadap futsal sangat tinggi, tetapi belum sebanding dengan jumlah lapangan standar yang tersedia.
Banyak kegiatan latihan maupun turnamen, harus memanfaatkan fasilitas komersial atau lapangan seadanya.
Menurutnya, Afkab Kukar yang baru dilantik perlu menyusun peta kebutuhan fasilitas, baik di tingkat Kecamatan maupun Desa.
“Kalau fasilitasnya minim, pembinaannya pasti terhambat. Kita perlu data lengkap agar bisa menyusun langkah bersama,” jelasnya.
Dispora Kukar membuka ruang untuk koordinasi penyediaan fasilitas, baik melalui usulan pembangunan lapangan baru, revitalisasi lapangan lama, maupun kerja sama dengan pihak swasta.
Ia menekankan bahwa sinergi antar-instansi adalah satu-satunya cara, untuk mempercepat pemenuhan sarana olahraga.
Selain itu, fasilitas futsal tidak hanya mencakup lapangan, dan perlengkapan pendukung seperti ruang ganti, pencahayaan, tempat duduk penonton, dan peralatan pertandingan juga menjadi bagian penting untuk meningkatkan kualitas event olahraga.
“Jika fasilitas Kita bagus, turnamen bisa digelar lebih sering, dan pembinaan berjalan lebih optimal,” ujarnya.
Fasilitas yang memadai juga diyakini mampu memunculkan pusat-pusat pembinaan baru, termasuk akademi futsal yang lebih profesional di wilayah Kukar.
Syafliansyah menegaskan bahwa Dispora siap mendukung penyediaan fasilitas sesuai kemampuan anggaran.
“Fasilitas adalah akar pembinaan. Kalau akar kuat, futsal Kukar pasti tumbuh dan berprestasi,” pungkasnya. (Adv-Dispora Kukar/INR)















