NAWALAPOST.COM, TENGGARONG – Rencana rehabilitasi Bumi Perkemahan Panji Sukarame oleh Dispora Kukar masih menghadapi tantangan besar, salah satunya keterbatasan anggaran, dan meski kebutuhan perbaikan sudah mendesak, alokasi anggaran yang tersedia belum mencukupi untuk pengerjaan total dalam waktu dekat. Jumat(7/11/2025)
Kepala Bidang Kepramukaan Dispora Kukar, Nopan Solihin, mengakui bahwa program ini sempat tertunda akibat keterbatasan dana.
Namun demikian, pihaknya tetap memasukkan rehabilitasi Buper ke dalam agenda prioritas pembangunan kepemudaan.
“Keterbatasan anggaran memang jadi kendala utama, tapi program ini tetap Kami dorong untuk direalisasikan bertahap,” jelasnya.
Nopan menyebut bahwa Dispora saat ini sedang menyusun strategi penganggaran jangka panjang, termasuk opsi kolaborasi lintas instansi dan pengajuan penambahan anggaran pada tahun depan.
Menurutnya, rehabilitasi tidak boleh berhenti karena Buper memiliki nilai penting bagi pembinaan karakter pemuda di Kukar.
Meski dilakukan bertahap, Nopan memastikan bahwa setiap proses pembangunan tetap memperhatikan standar keamanan dan kebutuhan kegiatan kepramukaan.
“Yang penting, ada progres yang jelas. Perlahan tapi pasti, Buper harus kembali aktif,” ujarnya.
“Dengan manajemen anggaran yang tepat, Kami yakin rehabilitasi bisa terealisasi bertahap, dan yang terpenting, niat untuk menghidupkan kembali kegiatan pemuda tidak boleh berhenti,” tutupnya. (Adv-Dispora Kukar/INR)















