NAWALAPOST.COM, TYENGGARONG – Pembinaan olahraga usia muda di Kutai Kartanegara mendapat energi baru melalui keterlibatan aktif 16 Pengurus Cabang Olahraga (pengcab) dalam program “Olahraga Masuk Sekolah”. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting bagi pembentukan ekosistem pembinaan atlet yang lebih sistematis dan merata. Senin(17/11/2025)
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menyebut pelibatan pengcab dalam kegiatan ini bukan sekadar formalitas melainkan strategi untuk memperkuat pola pembinaan dari berbagai cabang olahraga.
“Kerja sama dengan pengcab ini merupakan langkah konkret, untuk memastikan pembinaan berlangsung sesuai standar teknik masing-masing cabor,” ujar Ali.
Dalam program tersebut, setiap pengcab mengirimkan pelatih profesional untuk memperkenalkan cabor mereka di sekolah.
Mulai dari atletik, voli, panahan, pencak silat, hingga beberapa olahraga bela diri lainnya. Setiap kunjungan tidak hanya menyajikan sosialisasi, tetapi juga praktik teknik dasar yang langsung dipandu oleh pelatih berkompeten.
“Kami ingin siswa merasakan atmosfer latihan yang sebenarnya. Dengan demikian, mereka bisa menemukan minat sekaligus mendapat gambaran bagaimana proses menjadi atlet,” jelasnya.
Ali menambahkan, lewat kegiatan ini pihaknya tidak hanya mencari bibit, tetapi juga memperkenalkan variasi olahraga yang sering kali belum mendapat ruang yang cukup di sekolah.
“Kami ingin memberi kesempatan yang sama kepada berbagai cabor untuk hadir di sekolah. Banyak olahraga potensial, tetapi belum dikenal siswa,” katanya.
Sinergi ini diharapkan dapat memperluas pilihan olahraga bagi peserta didik sekaligus memperkuat pembinaan akar rumput di Kukar. (Adv-Dispora Kukar/INR)















