NAWALAPOST.COM, TENGGARONG — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) menetapkan kriteria khusus dalam rekrutmen peserta Pelatihan Garda Pratama tahun ini. Pemuda yang belum bekerja dan belum memiliki sertifikasi dasar keamanan, menjadi prioritas utama untuk mengisi kuota sebanyak 30 peserta yang disiapkan.
Kebijakan ini, diambil sebagai langkah konkret dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kualitas daya saing tenaga kerja muda.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan bahwa memberikan kesempatan kepada pemuda yang belum bekerja merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah untuk menciptakan sumber daya manusia yang produktif.
Menurutnya, sektor keamanan menjadi peluang awal yang cukup menjanjikan bagi pemuda usia produktif yang belum memiliki keahlian tertentu.
“Pelatihan ini kami rancang bagi mereka yang membutuhkan ruang untuk memulai karier. Kami ingin memastikan mereka memiliki sertifikasi yang diakui agar dapat masuk ke dunia kerja formal,” jelasnya.
Seleksi peserta dilakukan melalui proses verifikasi data, pengecekan kesehatan, dan penilaian fisik dasar, dan Dispora Kukar bekerja sama dengan KNPI dalam proses pendataan, agar calon peserta dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelatihan.
Aji Ali menyebut bahwa ketatnya seleksi bukan dimaksudkan untuk membatasi, tetapi memastikan kesesuaian antara kemampuan peserta dan materi yang akan diberikan.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa kuota 30 orang dipilih bukan tanpa alasan, dan jumlah tersebut dianggap ideal untuk menjaga efektivitas penyampaian materi, serta pengawasan instruktur selama kegiatan berlangsung.
“Kami ingin memastikan setiap peserta mendapatkan pembinaan yang intensif dan benar-benar memahami materi yang diberikan,” tambahnya.
Ia berharap program ini menjadi pintu awal bagi pemuda Kukar untuk meningkatkan taraf hidup dan memasuki dunia kerja dengan percaya diri.
“Kami ingin mereka keluar dari pelatihan ini tidak hanya membawa sertifikat, tetapi juga membawa kesiapan mental dan kompetensi yang kuat,” tutup Aji Ali Husni. (Adv-Dispora Kukar/INR)















