NAWALAPOST.COM, TENGGARONG – Perjuangan Tim Tchoukball Baskara Kukar dalam mengikuti Kejuaraan Hari Pahlawan 2025 tidaklah mudah, dan mereka harus menanggung biaya latihan, transportasi, hingga penyediaan alat secara mandiri.
Fakta ini mendapat perhatian khusus dari Sekretaris Dispora Kukar, Syafliansyah. Rabu,(12/11/2025)
Menurutnya, keberhasilan anak-anak tersebut justru memperlihatkan kebutuhan mendesak akan fasilitas pembinaan olahraga baru di daerah.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Daerah tidak boleh menutup mata, terhadap kondisi seperti ini.
“Ketika anak-anak sudah menunjukkan prestasi, maka pemerintah wajib melihat apa yang mereka butuhkan. Kami tentu akan mengevaluasi kondisi ini,” ujarnya.
Syafliansyah menyebut bahwa terbatasnya alat latihan dan transportasi menjadi perhatian penting, dan menekankan perlunya pemetaan kebutuhan setiap cabang olahraga, agar bantuan dan pembinaan bisa diberikan secara merata.
“Kami harus memastikan bahwa cabang baru seperti tchoukball tidak terabaikan, dan pembinaan generasi muda harus didukung dengan fasilitas yang layak,” tuturnya.
Menurutnya, Dispora Kukar siap melakukan dialog dengan PTBSI Kukar untuk merencanakan penguatan fasilitas, terutama untuk daerah pesisir seperti Muara Kembang yang memiliki keterbatasan akses.
“Kami ingin memberikan dukungan yang terarah, agar latihan mereka tidak lagi bergantung pada iuran pribadi,” katanya.
“Perjuangan Tim Baskara adalah cermin keteguhan hati, mereka telah melakukan bagian mereka, kini giliran Pemerintah memastikan dukungan yang memadai agar anak-anak ini, dapat berkembang tanpa beban keterbatasan,” tutupnya. (Adv-Dispora Kukar/INR)















