NAWALAPOST.COM, TENGGARONG – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menetapkan peningkatan kualitas pemuda, sebagai salah satu isu strategis dalam program kerja tahun 2026.
Fokus ini diprioritaskan, untuk menjawab kebutuhan pengembangan kapasitas generasi muda, yang dinilai semakin penting di tengah dinamika sosial dan ekonomi daerah.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menjelaskan bahwa arah kebijakan kepemudaan pada 2026 masih akan melanjutkan program yang selama ini dinilai efektif, namun dengan sejumlah penguatan.
Menurutnya, sektor kepemudaan memiliki peran vital sebagai motor pembangunan daerah sehingga membutuhkan intervensi yang lebih terarah.
“Di bidang kepemudaan, kami tetap memprioritaskan peningkatan skill dan kompetensi pemuda, khususnya dalam hal kewirausahaan,” ujarnya, di sela kegiatan pembukaan kegiatan trail seven Blukar, Sabtu (12/7/2025) lalu.
Dispora Kukar telah menyiapkan beberapa agenda utama, seperti pelatihan kewirausahaan, peningkatan minat berwirausaha, serta penguatan layanan Klinik WPM sebagai pusat konsultasi usaha bagi pemuda.
Klinik ini, menjadi wadah pembinaan yang memungkinkan pemuda mengakses pendampingan, mulai dari perencanaan bisnis, inovasi usaha, hingga manajemen pemasaran.
Selain itu, Dispora juga menargetkan penambahan peralatan pendukung usaha, untuk mendukung pemuda yang menjalankan UMKM rintisan.
Program ini, diharap memperkuat kemandirian ekonomi pemuda sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.
“Pengembangan usaha pemuda tidak hanya berhenti pada pelatihan, dan ketersediaan fasilitas dan alat usaha juga penting agar mereka dapat langsung menerapkan keterampilan yang dipelajari,” jelas Aji.
Dispora Kukar juga memastikan bahwa pendekatan pembinaan 2026 akan menekankan aspek karakter, kepemimpinan, dan pemberdayaan komunitas pemuda di tingkat desa hingga kabupaten.
Melalui strategi ini, pemerintah daerah ingin menciptakan ekosistem yang kondusif bagi tumbuhnya pemuda kreatif dan mandiri.
Aji menegaskan bahwa peningkatan kualitas pemuda bukan hanya program, melainkan investasi jangka panjang daerah.
“Kami ingin memastikan pemuda Kukar memiliki ruang, kemampuan, dan kesempatan untuk berkembang. Harapan kami, mereka kelak menjadi kekuatan utama yang mendorong kemajuan Kutai Kartanegara,” tutupnya. (Adv-Dispora Kukar/INR)















