NAWALAPOST.COM, TENGGARONG – Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kutai Kartanegara (Kukar) menyelesaikan rangkaian Match Coordination Meeting (MCM) untuk persiapan pelaksanaan Bupati Cup Putra 2025, Sabtu (30/8/2025).
Rapat koordinasi yang berlangsung di Tenggarong itu dipimpin langsung Ketua Askab PSSI Kukar, Thauhid Afrilian Noor, serta dihadiri perwakilan seluruh kecamatan se-Kukar.
Thauhid menjelaskan bahwa, Bupati Cup Putra merupakan salah satu program prioritas Askab PSSI Kukar pada tahun ini.
Kompetisi tersebut melanjutkan deretan agenda sepak bola yang sebelumnya sukses digelar, mulai dari Liga 1 Askab PSSI Kukar, Festival Sepak Bola Usia Dini, Piala Soeratin U-13 dan U-15, hingga pelatihan pelatih serta wasit.
“Bupati Cup Putra siap digelar Senin 1 September ini. Sesuai komitmen kami, kompetisi ini hanya dapat diikuti pemain ber-KTP Kukar, dan tidak dibuka untuk pemain luar daerah, karena ajang ini dikhususkan bagi talenta lokal Kutai Kartanegara,” tegas Thauhid.
Namun, dari hasil MCM diketahui terdapat dua kecamatan yang berpotensi tidak berpartisipasi, yaitu Muara Jawa dan Sanga-Sanga.
Meski demikian, Askab PSSI Kukar tetap menyiapkan jalannya kompetisi sesuai jadwal.
Pertandingan fase penyisihan grup akan dimulai 1–5 September, di Lapangan Rondong Demang.
Setelah itu, venue berpindah ke Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang pada 6–16 September, karena Rondong Demang digunakan untuk rangkaian kegiatan Erau.
Skema kompetisi akan menerapkan sistem setengah kompetisi, dengan mengambil dua tim terbaik setiap grup, yakni juara dan runner-up.
Sesuai jumlah kecamatan di Kukar yang mencapai 18, penyisihan dibagi menjadi empat grup: dua grup berisi empat kecamatan dan dua grup lainnya masing-masing berisi lima kecamatan.
Thauhid menambahkan bahwa, penyelenggaraan Bupati Cup Putra tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Kukar melalui Dispora Kukar.
“Untuk suksesnya Bupati Cup Putra, kami sangat terbantu oleh dukungan penuh Pemkab lewat Dispora Kukar, dan ini bagian dari tanggung jawab bersama untuk pembinaan dan peningkatan prestasi sepak bola di daerah,” pungkasnya. (Adv-Dispora Kukar/INR)















