NAWALAPOST.COM, TENGGARONG – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali mempersiapkan pelaksanaan seleksi Pramuka Garuda, yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2025 mendatang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Daerah, dalam membina generasi muda yang berkarakter, mandiri, dan berprestasi melalui Gerakan Pramuka.
Kepala Bidang Kepramukaan Dispora Kukar, Nopan Solihin, menjelaskan bahwa seleksi Pramuka Garuda merupakan tahapan penting bagi anggota pramuka, di setiap kwartir ranting untuk menunjukkan kemampuan dan dedikasinya.
“Tujuan utama kegiatan ini, adalah menjaring anggota terbaik dari setiap kwartir ranting yang layak diajukan sebagai calon Pramuka Garuda, baik dari tingkat Siaga, Penggalang, Penegak, maupun Pandega,” ujar Nopan, Selasa (19/8/2025).
Ia menerangkan, proses seleksi dimulai dari tingkat Kwartir Ranting (Kwaran) yang mengusulkan calon peserta.
Setelah itu, Kwartir Cabang (Kwarcab) bertugas sebagai tim evaluator, untuk menilai kelengkapan administrasi sekaligus melakukan seleksi awal sebelum peserta mengikuti tahapan uji lapangan.
“Setelah administrasi lolos, peserta akan mengikuti tahap uji langsung yang biasanya dilaksanakan dengan sistem inap, dan tahun lalu Kita gunakan Wisma Atlet sebagai lokasi kegiatan,” jelasnya.
Menurut Nopan, para peserta akan diuji dalam berbagai aspek, mulai dari wawasan kepramukaan, keterampilan teknis, hingga kreativitas menciptakan teknologi tepat guna.
Semua aspek tersebut menjadi indikator penilaian dalam menentukan kelayakan seorang anggota, untuk menyandang predikat Pramuka Garuda.
“Tesnya tidak hanya teori. Kami ingin melihat sejauh mana mereka memahami nilai-nilai dasar kepramukaan sekaligus memiliki kemampuan praktis dan inovatif,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Nopan menuturkan bahwa Pramuka Garuda memiliki posisi istimewa dalam struktur kepramukaan, karena berperan sebagai representasi terbaik di tingkat daerah.
Mereka juga berpeluang besar, untuk diikutsertakan dalam berbagai kegiatan di level Provinsi maupun Nasional.
“Biasanya mereka yang sudah berstatus Pramuka Garuda menjadi prioritas Kami, untuk dibawa mewakili Kukar ke ajang yang lebih tinggi,” kata Nopan.
Selain menjadi kebanggaan dalam dunia kepramukaan, sertifikat Pramuka Garuda juga memberikan manfaat nyata dalam dunia pendidikan.
Nopan menyebut, sejumlah perguruan tinggi telah menjalin kerja sama yang memberikan nilai tambah bagi pemegang sertifikat tersebut, dalam proses seleksi masuk tanpa ujian.
“Enggak sembarangan bisa jadi Pramuka Garuda. Itu sakral, karena melalui proses panjang dan penuh dedikasi,” tegasnya.
Dengan adanya kegiatan ini, Dispora Kukar berharap lebih banyak anggota pramuka di berbagai tingkatan yang termotivasi, untuk meningkatkan kemampuan dan mengamalkan nilai-nilai kepramukaan di lingkungan masing-masing.
“Seleksi ini bukan sekadar lomba atau gelar, tapi bagian dari pembentukan karakter dan pengakuan atas prestasi serta pengabdian,” pungkas Nopan. (Adv-Dispora Kukar/INR)















