banner 728x90

banner 728x90

Dispora Kukar Perkuat Pembinaan Pemuda Lintas Iman Lewat Program Kewirausahaan.

NAWALAPOST.COM, TENGGARONG – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus memperluas perannya dalam membina generasi muda lintas komunitas.

Melalui program kewirausahaan dan pembinaan berkelanjutan, Dispora mendorong pemuda yang tergabung dalam Ikatan Remaja Masjid (IRMA) maupun Pemuda Gereja, untuk tumbuh menjadi penggerak ekonomi kreatif dan sosial di lingkungannya.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung langkah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kutai Kartanegara, dalam menjadikan masjid sebagai pusat ibadah sekaligus pusat pemberdayaan ekonomi umat.

Ia menyebut, arah kebijakan DMI sejalan dengan program Dispora yang selama ini, menumbuhkan kemandirian dan kapasitas wirausaha di kalangan pemuda.

“Kami menyambut baik gagasan Pak Bupati Edi Damansyah selaku Ketua DMI Kukar yang ingin menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga ruang pembinaan dan pengembangan ekonomi umat,” ucap Aji Ali Husni saat di wawancarai awak media, (5/11/2025.

Ini sejalan dengan misi kami untuk memberdayakan pemuda agar kreatif dan mandiri,” ujarnya.

Menurut Aji, Dispora Kukar telah lebih dahulu melaksanakan program pelatihan dan pendampingan kewirausahaan bagi pemuda IRMA di berbagai Kecamatan.

Tak hanya terbatas pada pelatihan dasar, pembinaan juga mencakup penguatan manajemen usaha, digital marketing, hingga akses permodalan.

“Kami sudah melakukan pelatihan kewirausahaan bagi remaja masjid dan juga pemuda gereja, dan ke depan, kami ingin kolaborasi ini diperluas bersama DMI agar dampaknya lebih besar dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Selain pada aspek ekonomi, Dispora Kukar juga tengah mengembangkan konsep ruang aktivitas pemuda berbasis masjid, yang mengintegrasikan kegiatan olahraga dan sosial. Tujuannya, agar pemuda semakin dekat dengan lingkungan masjid dan aktif dalam kegiatan positif.

“Kami ingin anak muda merasa bahwa masjid adalah tempat tumbuh dan berkembang, dan bukan hanya tempat ibadah, tapi juga ruang kreativitas dan pembinaan karakter,” tambah Aji.

Dispora Kukar, bahkan tengah menyiapkan pusat data kepemudaan, yang akan dikelola bersama IRMA sebagai enumerator lapangan.

Data ini nantinya, menjadi acuan pemerintah daerah dalam merancang program pembinaan kewirausahaan, dan pengembangan pemuda di Kukar secara lebih terarah.

Sebagai bentuk nyata dukungan, Dispora telah menyalurkan bantuan sarana usaha kepada IRMA Masjid Agung Tenggarong berupa alat digital printing, komputer, laptop, printer, dan sound system.

Hasilnya, IRMA kini mampu mengelola usaha mandiri yang turut menopang kegiatan organisasi mereka.

“Model seperti di Masjid Agung Tenggarong ini akan kami replikasi ke wilayah lain, termasuk di Masjid Besar Kota Bangun, dan Kami ingin semangat kemandirian dan kewirausahaan di kalangan pemuda terus hidup,” tutup Aji Ali Husni. (Adv-Dispora Kukar/INR)

banner 728x90